May 26, 2011

Bayang-Bayang

masing-masing kita ada bayangnya,
bila ketemu legap dan cahyanya,
sebentar sirna, sebentar hadhir,
hinggalah kita tersedar dari leka,
yang ia wujud, persis rasa gerun,
tapi pada siapa gerunnya?

pelaku-pelaku bayang itu engkau,
yang akur membuntuti kehendak,
yang legap dan cahya pengukirnya,
hinggalah kita tersedar dari koya,
yang ukirnya bayang, cermat bertemu gopoh,
tapi soal siapa pengukirnya?

kasatmata antara legap dan cahya,
jelasnya saling menghadiri wujudnya,
lenyapnya satu, hadhirnya tiada,
hinggalah kita tersedar dari asyik,
yang tiada akar mengakar, membanting banir,
tapi tuntut apa kita pasakkan?

terhalang legap, berdamping cahya,
aturnya cermat mengakur bentuk,
mendekat gadang, menjauh renggang,
hinggalah kita tersedar dari terlalai,
hidupnya setia berkudrat berat, alirnya tergegat,
tapi pada siapa berhijab fikrah?








2 comments:

  1. bahasa ang tu kadang-kadang hebat sgt.
    tak sampai untuk jiwa budak-budak mcm aku.

    hehe

    ReplyDelete
  2. tak pa tak pa, baca pelan pelan.haha
    baru sampai makna.nanti kita buat diskusi pasal tajuk tajuk tulisan nie.haha

    ReplyDelete